Wajah Pendidikan Indonesia

Menanti Senyuman di Raut Kusam

Entries from September 2005

Kembali ke Diktat

September 29th, 2005 · Comments Off

Publikasi: Pikiran Rakyat, 29 September 2005
Judul: Kembali ke “Diktat”
Penulis: Rahmat Nuryadin. (Guru di SMPN 2 Pangalengan Kab. Bandung).
Banyak keuntungan yang didapat dari diktat, yakni tentunya ketersesuaian antara materi yang diberikan dengan lembar pelatihan yang ada, mengingat diktat atau buku mini ini adalah catatan tertulis suatu mata pelajaran yang dipersiapkan guru untuk mempermudah/memperkaya materi mata pelajaran [...]

[Read more]

Tags: Rujukan

Maraknya Komersialisasi Pendidikan

September 28th, 2005 · 1 Comment

Publikasi: Pikiran Rakyat, 28 September 2005
Judul: Komersialisasi Pendidikan Kian Marak
Penulis: Idi Subandy Ibrahim. (Konsultan komunikasi di Institute for Education Reform Jakarta; Dosen luar biasa Manajemen Komunikasi Fikom Unisba.)
Tumbuhnya radikalisme dan hedonisme di kalangan sebagian mahasiswa adalah fenomena yang menyertai komersialisasi dunia pendidikan yang harus kita cemaskan. Dalam suasana anomi, alienasi, dan depersonalisasi kehidupan, kita tidak [...]

[Read more]

Tags: Rujukan

Tinjauan Mem-BHP-kan Dunia Pendidikan

September 21st, 2005 · 1 Comment

Publikasi: Pikiran Rakyat, 21 September 2005
Judul: Pro-Kontra Rencana Mem-BHP-kan Dunia Pendidikan
Penulis: Drs. H. Sali Iskandar. (Dewan Pembina Yayasan Al-Ghifari, Ketua ABPPTSI Jabar dan Ketua APPIDI Jabar)
Kebijakan sejak dari kabinet pertama sampai kabinet sekarang, ternyata tidak pernah memasalahkan kesinambungan yang jelas mengenai visi dan misi kependidikan nasional ke masa depan. Perhatiannya terbatas hanya pada situasi saat [...]

[Read more]

Tags: Rujukan

Paradigma Baru Perguruan Tinggi

September 19th, 2005 · Comments Off

Publikasi: Suara Merdeka, 19 September 2005
Judul: Paradigma Baru Perguruan Tinggi
Penulis: ZA Adiwijaya
Dahulu, paradigma pendidikan tinggi kita berbasis keilmuan (konten), tetapi sekarang bergeser menjadi berbasis kompetensi. Kenapa?
Indonesia telah memasuki suatu era yang cukup memprihatinkan, khususnya bidang pendidikan. Lulusan perguruan tinggi kita relatif tidak berguna. Ketika telah selesai menempuh kuliah di perguruan tinggi dan meraih gelar sarjana, [...]

[Read more]

Tags: Rujukan

Belajar [korupsi] di Sekolah

September 19th, 2005 · Comments Off

Publikasi: Kompas, 19 September 2005
Judul: Belajar di Sekolah
Penulis: Ade Irawan. (Pernah Menjadi Guru, Kini Aktif di Indonesia Corruption Watch dan Koalisi Pendidikan)
…merujuk taksonomi pendidikan-nya Benjamin S Bloom1, ada tiga ranah kemampuan yang kemudian dijadikan sebagai pedoman dalam kegiatan belajar mengajar: kognitif (pengetahuan), afektif (sikap), dan psikomotorik (keterampilan).
Justru yang sering kali dilupakan adalah pelajaran informal, terutama [...]

[Read more]

Tags: Rujukan