Publikasi: Kompas, 24 Desember 2005
Judul: Sinkronkan Kurikulum. Standar Isi Masuki Penyempurnaan.
Penulis: NAR/Kompas
Anggota BSNP Djaali ketika dihubungi, Jumat (23/12) malam, mengakui bahwa para peserta uji publik yang berasal dari seluruh wilayah Tanah Air lebih menekankan penambahan porsi belajar untuk aspek akhlak mulia, kewarganegaraan, dan kepribadian. ”Banyak masukan yang berkembang, tapi hampir semua berfokus pada pengembangan tiga aspek itu. Aspek akademis untuk standar kompetensi isi dan dasar kompetensi rupanya tidak lagi terlalu dimasalahkan,” katanya.
…
Penanggung Jawab Standar Isi Pendidikan dalam BSNP, Mungin Eddy Wibowo, seusai pleno dan penutupan uji publik menjelaskan bahwa draf standar isi segera memasuki finalisasi. Masukan yang dihimpun dalam uji publik ditindaklanjuti dengan menyinkronkan muatan antarmata pelajaran. Ini demi menghindari tumpang tindih sekaligus untuk memenuhi tuntutan pengurangan beban belajar.
2 responses so far ↓
1
Ridhof
// May 12, 2006 at 14:13:35
Tidak akan ada pengaruhnya kalau ujian nasional yang diadakan tidak sesuai dengan program yang dipilih.
2
Fanji
// May 24, 2006 at 13:01:27
Pengurangan beban belajar siswa diperlukan dalam kurikulum baru tetapi tidak boleh mengabaikan sasaran kompetensi yang ingin dicapai.