Publikasi: harry.sufehmi.com, 26 April 2006
Judul: Sekolah Swadaya – diskusi dengan penyelenggara sekolah gratis
Penulis: Harry Sufehmi
Keypoints:
Ijazah: Sama dengan seperti yang bersekolah biasa, dan diakui oleh Diknas.
Raport: Sama dengan seperti yang bersekolah biasa, dan diakui oleh Diknas.
Lokasi: Bisa di mana saja, tidak perlu mengeluarkan biaya. Ada yang di mesjid, teras rumah, aula pertemuan, dst.
Materi pelajaran: Diberikan gratis oleh Diknas & Sekolah Rakyat. Pengajar cukup bisa berkonsentrasi mengajar.
Pengajar: Relawan yang tidak dibayar. Mungkin bisa diganti dengan para ibu-ibu dari anak-anak tersebut sendiri, berganti-gantian sehingga tidak merepotkan.
Seragam: Tentu saja jadi bebas dari seragam
Waktu belajar: Bebas, sesuai kesepakatan antara pengajar dengan anak didik.
Ringkasan cara pendirian: Cari lokasi, cari pengajar, kontak Yayasan Sekolah Rakyat (untuk dukungan teknis dan materi pelajaran), cari anak didik (minimal 15 orang), cari SMP negeri yang akan menjadi induk – mulai berjalan.
Tingkat pendidikan: Sepertinya pada saat ini baru ada dukungan untuk SMP terbuka. (belum ada untuk SD/SMU ?)
Taut Utama: Yayasan Sekolah Rakyat